Perkembangan Indeks Harga Konsumen: Bulan Maret 2015 Kota Yogyakarta Deflasi 0,15 Persen - Badan Pusat Statistik Provinsi Di Yogyakarta

Bantu kami dalam meningkatkan pelayanan pada PST BPS Provinsi DI Yogyakarta dengan cara mengisi Survei Kebutuhan Data sesuai link berikut: http://s.bps.go.id/SKD2025-DIYJawaban Anda Untuk Pelayanan Lebih baik

«« Jam Layanan Pelayanan Statistik Terpadu (PST) Senin - Kamis 08.00 - 15.00 WIB, Jum'at 08.00 - 15.30 WIB ««

«« Layanan Online BPS : email - pst3400@bps.go.id, WA - 0821 8055 3400, livechat : klik pojok kanan bawah website ini ««

Perkembangan Indeks Harga Konsumen: Bulan Maret 2015 Kota Yogyakarta Deflasi 0,15 Persen

Perkembangan Indeks Harga Konsumen: Bulan Maret 2015 Kota Yogyakarta Deflasi 0,15 PersenUnduh Berita Resmi Statistik
Tanggal Rilis : 1 April 2015
Ukuran File : 0.47 MB

Abstraksi

  • Kota Yogyakarta pada Bulan Maret 2015 mengalami inflasi sebesar 0,15 persen. Inflasi ini dikarenakan adanya kenaikan harga-harga yang menyebabkan berubahnya angka indeks harga konsumen (IHK). Pada Bulan Maret ini, empat kelompok pengeluaran mengalami kenaikan yakni: kelompok makanan jadi, minuman, rokok & tembakau naik 0,53 persen; kelompok sandang naik 0,43 persen; kelompok kesehatan naik 0,21 persen; dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan naik 0,60 persen. Sebaliknya kelompok bahan makanan turun 0,41 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas & bahan bakar turun 0,03 persen; dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga turun 0,03 persen.
  • 0,83 persen, Kota Bogor dan Kota Gorontalo masing –masing sebesar 0,75 persen. Inflasi terendah terjadi di Kota Padang dan Cilacap masing - masing sebesar 0,01 persen diikuti Kota Probolinggo sebesar 0,02 persen. Sebaliknya deflasi terbesar terjadi di Kota Tanjung Pandan sebesar 1,97 persen, diikuti Kota Merauke sebesar sebesar 1,03 persen. Deflasi terkecil terjadi di Kota Medan, Padang Sidempuan dan Tarakan masing-masing sebesar 0,01 persen, diikuti Kota Kudus sebesar 0,02 persen
  • Komoditas yang paling mempengaruhi terjadinya inflasi diantaranya adalah beras, bensin, bawang merah, rokok kretek filter, dan udang basah, sedangkan komoditas yang menghambat inflasi adalah daging ayam ras, telur ayam ras, cabai merah, tarip kereta api, dan wortel.
  • Laju inflasi tahun kalender 2015 (Maret 2015 terhadap Desember 2014) sebesar -0,13 persen, sedangkan laju inflasi year on year (Maret 2015 terhadap Maret 2014) sebesar 5,13 persen.
Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik Provinsi Daerah Istimewa YogyakartaJl. Brawijaya

Tamantirto

Kasihan

Bantul

55183. Telp. 0274-4342234. Fx. 0274-4342230. E-mail : pst3400@bps.go.id.

logo_footer

Hak Cipta © 2023 Badan Pusat Statistik