Perkembangan Indeks Harga Konsumen: Bulan Juni 2017 Kota Yogyakarta Inflasi 0,61 Persen - Badan Pusat Statistik Provinsi Di Yogyakarta

Bantu kami dalam meningkatkan pelayanan pada PST BPS Provinsi DI Yogyakarta dengan cara mengisi Survei Kebutuhan Data sesuai link berikut: http://s.bps.go.id/SKD2025-DIYJawaban Anda Untuk Pelayanan Lebih baik

«« Jam Layanan Pelayanan Statistik Terpadu (PST) Senin - Kamis 08.00 - 15.00 WIB, Jum'at 08.00 - 15.30 WIB ««

«« Layanan Online BPS : email - pst3400@bps.go.id, WA - 0821 8055 3400, livechat : klik pojok kanan bawah website ini ««

Perkembangan Indeks Harga Konsumen: Bulan Juni 2017 Kota Yogyakarta Inflasi 0,61 Persen

Perkembangan Indeks Harga Konsumen:  Bulan Juni 2017 Kota Yogyakarta Inflasi 0,61 PersenUnduh Berita Resmi Statistik
Tanggal Rilis : 3 Juli 2017
Ukuran File : 0.64 MB

Abstraksi

  • Kota Yogyakarta pada Bulan Mei 2017 mengalami Inflasi sebesar 0,61 persen. Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks seluruh kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok bahan makanan sebesar 0,12 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,17 persen; kelompok perumahan, listrik, air, gas, dan bahan bakar sebesar 1,07 persen; kelompok sandang sebesar 0,16 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,16 persen; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,01 persen; dan kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 1,59 persen.
  • Dari 82 kota yang dihitung angka inflasinya, 79 kota IHK mengalami inflasi dan 3 kota lainnya mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tual sebesar 4,48 persen diikuti Kota Kendari dan Ambon masing-masing sebesar 3,58 persen dan 2,91 persen, sedangkan Inflasi terendah trejadi di Kota Merauke sebesar 0,12 persen, diikuti oleh Kota Pekan Baru dan Kota Bukit Tinggi masing-masing sebesar 0,15 persen dan 0,20 persen. deflasi terjadi di Kota Singaraja, Pematang Siantar dan Denpasar masing-masing sebesar 0,64 persen, 0,07 persen, dan 0,01 persen.
  • Komoditas yang paling mempengaruhi terjadinya inflasi diantaranya adalah tarip listrik, angkutan udara, daging ayam ras, bawang merah, dan angkutan antar kota, sedangkan komoditas yang menahan terjadinya inflasi adalah bawang putih, cabai rawit, telur ayam ras, cabai merah, dan bahan bakar rumahtangga.
  • Laju inflasi tahun kalender 2017 ( Juni 2017 terhadap Desember 2016) sebesar 2,78 persen, sedangkan laju inflasi year on year (Juni 2017 terhadap Juni 2016) sebesar 4,29 persen. 
Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik Provinsi Daerah Istimewa YogyakartaJl. Brawijaya

Tamantirto

Kasihan

Bantul

55183. Telp. 0274-4342234. Fx. 0274-4342230. E-mail : pst3400@bps.go.id.

logo_footer

Hak Cipta © 2023 Badan Pusat Statistik