Perkembangan Indeks Harga Konsumen: Bulan Januari 2015 Kota Yogyakarta Inflasi 0,13 Persen - Badan Pusat Statistik Provinsi Di Yogyakarta

Bantu kami dalam meningkatkan pelayanan pada PST BPS Provinsi DI Yogyakarta dengan cara mengisi Survei Kebutuhan Data sesuai link berikut: http://s.bps.go.id/SKD2025-DIYJawaban Anda Untuk Pelayanan Lebih baik

«« Jam Layanan Pelayanan Statistik Terpadu (PST) Senin - Kamis 08.00 - 15.00 WIB, Jum'at 08.00 - 15.30 WIB ««

«« Layanan Online BPS : email - pst3400@bps.go.id, WA - 0821 8055 3400, livechat : klik pojok kanan bawah website ini ««

Perkembangan Indeks Harga Konsumen: Bulan Januari 2015 Kota Yogyakarta Inflasi 0,13 Persen

Perkembangan Indeks Harga Konsumen: Bulan Januari 2015 Kota Yogyakarta Inflasi 0,13 PersenUnduh Berita Resmi Statistik
Tanggal Rilis : 2 Februari 2015
Ukuran File : 0.45 MB

Abstraksi

  •  Kota Yogyakarta pada bulan Januari 2015 mengalami inflasi sebesar 0,13 persen. Inflasi ini dikarenakan adanya kenaikan harga-harga yang menyebabkan berubahnya angka indeks harga konsumen (IHK). Pada bulan Januari ini, enam kelompok pengeluaran mengalami kenaikan yakni: kelompok bahan makanan naik 2,03 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok & tembakau naik 0,54 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas & bahan bakar naik 1,05 persen; kelompok sandang naik 0,76 persen; kelompok kesehatan naik 0,34 persen; dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga naik 0,16 persen. Sebaliknya kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan turun 3,76 persen
  •  Dari 82 kota yang dihitung angka inflasinya, 31 kota mengalami inflasi dan 51 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Ambon sebesar 2,37 persen, diikuti oleh Kota Merauke dan Balikpapan dengan inflasi sebesar 1,73 persen dan 1,69 persen. Inflasi terendah terjadi di Kota Malang sebesar 0,04 persen, diikuti oleh Kota Banyuwangi sebesar 0,08 persen. Sebaliknya deflasi tertinggi terjadi di Kota Padang sebesar 1,98 persen diikuti Kota Gorontalo dan Watampone masing-masing sebesar 1,27 persen.
  • Komoditas yang paling mempengaruhi terjadinya inflasi di antaranya adalah daging ayam ras, tarip listrik, telur ayam ras, tarip kereta api, dan beras sedangkan komoditas yang menghambat inflasi adalah bensin, cabai merah, jeruk, kacang panjang, dan angkutan udara.
  •  Laju inflasi tahun kalender 2015 (Januari 2014 terhadap Desember 2014) sebesar 0,13 persen, sedangkan laju inflasi year on year (Januari 2015 terhadap Januari 2014) sebesar 5,62 persen.
Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik Provinsi Daerah Istimewa YogyakartaJl. Brawijaya

Tamantirto

Kasihan

Bantul

55183. Telp. 0274-4342234. Fx. 0274-4342230. E-mail : pst3400@bps.go.id.

logo_footer

Hak Cipta © 2023 Badan Pusat Statistik